Tower Telkomsel itu Sering Mati!!

Dua Koto–Tower pemancar telepon seluler milik Telkomsel yang terletak di Kec. Dua Koto, Kab. Pasaman sepertinya hanya sebagai tower tinggi yang mejulang bak pencakar langit. Fungsinya sebagai sentral sinyal hanphone belum maxsimal.
Sejak tower ini di operasikan, luapan gembira masyarakat sekitar tak tanggung-tanggung. Namun hal itu hanya berlangsung beberapa hari, kegembiraan mereka berubah jadi kecewa. Itu disebabkan ser­ingnya tower telkomsel ini mati dan tidak berfungsi.
Elvi salah seorang warga beberapa waktu lalu menyebutkan, satelit pemancar jaringan telkomsel ini selain jang­kauannya yang pendek juga sering mati-mati dengan alasan dari petugas disana yang tidak jelas. Yang lebih parahnya sejak  satu minggu terakhir. Padahal katanya kebutuhan masyarakat akan penya­lur informasi ini sangat tinggi.  “Hidup satu hari, mati satu  minggu,” katanya.
Yanti juga mengungkapkan hal yang sama. Pada umumnya masyarakat dua koto merasa kecewa kepada telkomsel yang membiarkan tower ini tetap mati, ditambah lagi jangkauan sinyalnya yang tergolong dalam radius dekat. Adapun penyebab sering matinya tower ini, para masyarakat tidak mengetahui secara persis. Namun ada kabar angin bahwa Telkomsel tidak membayar listrik sebagai pembangkit tower ini, ada juga yang  mengatakan diesel yang disediakan untuk cadangan pembangkit juga tidak diberi minyak. Oleh sebab itu, lumpuhlah fungsi dari TBS ini.
“Jika terus begini buat apa dibangun tower itu, membuat masyara­kat berharap saja,” ujar Rijal pula yang juga pengguna jaringan telkomsel ini untuk kelancaran bisnisnya.
Hal ini juga disesalkan Camat Dua Koto, Parmohonan Nasution. Menurutnya sejak pertama tower ini aktif gerak maju perekonomian masyarakat mulai terlihat. Informasi luar cepat tertangkap ke daerah ini. Counter-counter HP pun mulai bermunculan. “Namun akibat ulah tower yang sering mati ini, gejolak yang dulu terli­hat kini lesu kembali,” katanya. Andika

3 Tanggapan

  1. Tolong untuk para pemimpin di dua koto cari solusinya agar towernya aktifkan supaya hubungan/komunikasi lancar terutama kami yang dirantau.

  2. kita sebagai masyarakat duokoto seharusnya sadar,fasilitas yg seharusny di jaga jgn di jadikan sebagai ajang tambahan pendapatan.menurut info arus yg di gunakan adalah dr PLN,jd dr operator sendiri telah memberikan biaya arus listrik sesuai dg tarif yg di tentukan tp dr si tangan jail telah menunda nunda pembyaran yg seharusny telah diterima PLN.ini yg mengakibatkan operator tidak mau di rugikan sehingga sinyal sering nonaktif.ya…beginilah masyarakat duakoto…kok sinyal gak aktif apa hapeny yg rusak?

  3. Wahai Saudaraku di Duo Koto Pasaman, kami disini juga sering mengalami hal yang serupa.Khususnya di daerah tempat tinggal saya, Sangir Balai Janggo, Solok Selatan.Disini kalau Tower mati alasanya selalu kesulitan BBM untuk Gensetnya.disini belum pakai PLN, sama saja sehari hidup, dua – sampai tiga hari bahkan minggu mati total.Bukan dengan maksud menyombong / Riya,saya sendiri pernah meminjamkan minyak solar mobil saya untuk menghidupkan Gensetnya.Tujuannya hanya satu, agar komunikasi saya dan masyarakat disini bisa lancar dengan anak – anak/saudara kami yang dirantau.Tapi…apakah kita ini akan didengar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: