Membangun Kabupaten Pasaman Berbasis Industri Kecil dan Menengah

Oleh : Juardi Lubis.ST *)

Seperti kita ketahui, Kabupaten Pasaman adalah salah satu daerah otonomi di Propinsi Sumatera Barat dengan tingkat kemiskinan cukup tinggi. Kabupaten Pasaman beriklim tropis basah, dengan suhu berkisar 20 C – 31 C, curah hujan rata-rata adalah sebesar 3.102 mm/tahun dan jumlah hari hujan rata-rata 142 hari dalam setahun. Sebagian besar daerah ini ( 82) berupa hutan lindung, selebihnya berupa lahan produktif (18%). Tata guna hutan berdasarkan surat keputusan Menteri Pertanian No. 683. tahun 1982 ditetapkan hutan PPA seluas 40.787 hektar, hutan lindung seluas 218.480 hektar, hutan produksi seluas 76.313 hektar hutan konversi seluas 94.141 hektar dan lain-lain seluas 275.383 hektar. Namun kabupaten pasaman adalah salah satu daerah dengan kandungan sumberdaya alam yang sangat banyak,mulai dari potensi tambang yag tersebar di hampir seluruh kecamatan akan tetapi berada dalam hutan lindung yang dilarang untuk dieksplorasi namun terdapat juga sumberdaya alam hayati seperti minyak jilam, gambir, pisang, salak dan juga kakao, yang kalau dikembangkan dengan tepat akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tingkat pengangguran yang cukup tinggi akan menjadi suatu kendala dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena dari segi topograpi Kabupaten Pasaman sangat tidak menarik bagi investor untuk menanamkan investasinya di bidang manufacture. Investor hanya tertarik pada investasi di bidang pertambangan, yang hanya akan menyerap tenaga kerja yang terdidik dan segelintir masyarakat yang punya pendidikan rendah. Pertanyaannya adalah mau dikemanakan para pengangguran lainnya yang tersebar diseluruh kecamatan yang ada di kabupaten pasaman, dengan tingkat pendidikan hanya tamat SMP dan SMA bahkan ada yang tamat Perguruan Tinggi.

Berdasarkan hal tersebut maka penulis memberikan suatu solusi untuk membangun Kabupaten Pasaman yang berbasis industri kecil menengah dengan cara menumbuh kembangkan industri kecil dan menengah berdasarkan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada sesuai dengan Visi Kabupaten Pasaman sebagaimana yang tertuang dalam RPJM Kabupaten Pasaman Tahun 2006-2010 adalah :

” Terwujudnya Masyarakat Yang Sejahtera Dengan Memanfaatkan Sumber Daya Yang Ada, Melalui Penyelenggaraan Pemerintah Yang Baik”

Sektor industri kecil dan menengah adalah salah satu cara untuk mengurangi tingkat pengangguran yang ada, karena sektor ini relatif tidak perlu harus punya pendidikan yang tinggi tetapi yang penting adalah keuletan dan kegigihan dalam membuka usaha, sebagai ilustrasi bisa digambarkan sebagai berikut : sebuah industri kecil pembuatan kacang tojin akan membutuhkan seorang tenaga kerja untuk memasak, membuat bumbu dan membungkus kacang tojin tersebut sampai bisa dipasarkan, maka industri kacang tojin tersebut membutuhkan 2 orang tenaga kerja selain pemilik yang juga sekaligus pekerja. Dari ilustrasi diatas tersebut sudah bisa mengurangi pengangguran 3 orang di Kabupaten Pasaman bayangkan kalau ada puluhan industri kecil yang bisa dikembangkan dalam satu tahun maka ratusan pengangguran akan berkurang. Industri kecil di Kabupaten Pasaman sangat potensial sekali untuk dikembangkan, karena didukung oleh potensi hasil bumi terutama pada sektor agro industri dan prospek pemasaran yang dekat dengan Bukittinggi dan Pekanbaru.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan industri kecil dan menengah di Kabupaten Pasaman, antara lain :

1. Pemetaan potensi daerah di setiap kecamatan atau nagari

Pemetaan potensi daerah ini sangat penting sekali karena akan berfungsi sebagai langkah awal untuk menentukan unit usaha apa saja yang dapat dikembangkan dalam suatu daerah dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku sehingga apabila unit usaha yang akan dikembangkan bisa terjaimn kontiniutas produksinya.

2. Pemetaanan tingkat pendidikan dan kemampuan berusaha masyarakat di setiap nagari/kecamatan

Tingkat pendidikan juga menentukan dalam kelangsungan usaha yang akan dikembangkan, dalam hal ini untuk di Kabupaten Pasaman pengangguran yang ada umumnya adalah tamatan SMP dan SMA. Kenapa tingkat pendidikan juga penting karena dalam mengelola usaha dibutuhkan pemikiran dan inovasi untuk dapat menjalankan usaha tersebut, memang pada umumnya pengusaha IKM yang ada sekarang rata-rata adalah tamat SD sehingga usaha tersebut tidak mengalami kemajuan yang berarti, hanya sekedar memanuhi kebutuhan hidup sehari-hari tanpa ada keinginan untuk mengembangkan usaha lebih besar lagi.

3. Melakukan seleksi terhadap masyarakat pengangguran yang mempunyai minat atau Motivasi untuk membuka usaha

Seleksi minat/motivasi usaha ini diperlukan supaya nanti usaha yang akan dikembangkan tidak gagal atau hancur karena yang bersangkutan tidak mempunyai motivasi yang kuat untuk dapat mengembangkan usaha tersebut. Motivasi sangat memegang peranan yang tinggi dalam kesuksesan usaha, orang yang mempunyai motivasi tinggi akan mampu menghadapi segala tantangan dan rintangan dalam menjalankan usaha dengan baik.

4. Memberikan pelatihan yang dapat menopang kelanjutan usaha yang akan di kembangkan

Sebagai calaon wirausaha baru yang masih buta bagaimana mengelola suatu usaha harus di berikan pelatihan-palatihan yang spesifik dan terarah. Sehingga dengan pelatihan yang diberikan akan terbuka wawasan dan menumbuhkan motivasi yang kuat untuk memulai suatu usaha baru, beberapa pelatihan dan bimbingan yang dapat diberikan, antara lain ;

a. AMT ( Achievement Motivation Training )/Pelatihan Motivasi Berprestasi

b. Pelatihan Kewirausahaan

c. Pelatihan proses produksi atau jenis usaha yang akan dikembangkan

d. Pelatihan pembukuan/akuntansi dan manajemen

e. Bimbingan dalam hal sistem kerja 5 K ( kerapihan,keteraturan, kebersihan, ketaatan dan kedisiplinan)

5. Memberikan bantuan mesin/modal awal untuk memulai usaha

Bantuan ini sangat penting, karena untuk memulai suatu usaha baru diperlukan modal yang lumayan besar, dalam hal ini peran pemerintah daerah sangat penting karena sebagia pengangguran, mereka tidak mempunyaai modal untuk memulai usaha tersebut, oleh karena itu faktor pendidikan dan minat atau motivasi usaha yang sudah dibahas diatas menjadi sangat penting. Sehingga modal yang dipinjamkan tersebut dapat dikelola dengan baik dan pada saatnya nanti dapat dilkembalikan kepada pemerintah.

6. Melakukan dampingan terhadap usaha yang akan dikembangkan

Pendampingan terhadap calon wirausaha baru memegang peranan yang sangat signifikan dalam menentukan maju atau mundurnya usaha yang dikelola oleh wirausaha baru yang telah dilatih dan diberikan modal tersebut. Akan banyak sekali tantangan yang dihadapi oleh wirausaha baru tersebut yang dia sendiri tidak dapat menyelesaikan atau mencari solusinya. Maka dalam keadaan seperti ini peran tenaga pendamping akan sangat diperlukan. Seorang pendamping harus bisa mencarikan solusi yang baik terhadap masalah yang dihadapi oleh calon wirausaha baru tersebut.

Dengan melakukan pembangunan di bidang industri kecil dana menengah maka diharapkan pengangguran di Kabupaten Pasaman bisa berkurang dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga kemkmuran dan kesejahteraan yang kita cita-citakan dapat tercapai.

*) Penulis adalah mahasiswa Magister Sistem Teknik , Kosentrasi Teknologi Industri Kecil dan Menengah , Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Staf Dinas Perindustrian Perdagangan Koparasi dan UKM Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat dan Konsultan Diagnosis Industri Kecil Menengah

About these ads

14 Tanggapan

  1. mantap ide ini, mohon dipertimbangkan pak bupati

  2. Kapan lagi pak bupati !!!!

  3. kita dukung semua hal
    dalam upaya perbaikan daerah yang kita cintai ini

    saran :
    tak apalah kalau kita usulkan keatas
    sebagian hutan lindung kita diolah

    kan ndak enak klau masyarakat kita nanti harus tidur diatas pohon2 karena program hijau bumiku atau kecemasan global warming.
    kita harus punya prinsip selagi tidak merusak lingkungan tidak apalah diolah, kan masyarakat kita dari hari kehari makin padat.

    jangan kita mau didikte amerika, maunya amerika itukan negara kita jadi hutan semua.
    jadi rakyat ini tidur dipohon2 semua/ orang hutan.

    selagi dibutuhkan olah !!!
    tanah, tanah kita
    hutan, hutan kita
    jangan mau diatur

  4. saya kira tidak bisa digeneralisir per wilayah atau kecamanatannya. Masing memiliki spesifikasi. Dua koto, beda dengan Bonjol, beda juga dengan Rao. atau lubuk sikaping. Wilayah mana yang dimaksud untuk industri kecil dan menengah itu? Rao bagus dikembangkan perikanan, Rao selatan perkebunan, Lubuk sikaping diperkokoh sebagai kota pendidikan, dua koto perkebunan plus produksi alat2 pertania. Saya kira yang segera diperlukan masyarakat sumber dana. sayangnya belum tumbuh lembaga ekonomi mikro seperti BMT , Meski sudah ada upaya pemerintah memberikan bantuan bergulir 200 juta untuk nagari tertentu, masih jauh untuk berhasil. Masyarakat perlu pendampingan, ini yang belum maksimal.

    leiden-belanda

  5. Pak Sabaruddin, tak usah emosi. kita sudah berada dalam tatanan global, ada aturan main yang harus ditaati bersama. tidak relevan mengatakan ini amerika, lalu kita olah hutan menurut selera kita. kita juga harus menjaga alam, saya kira ada local wisdom untuk ini. Hati-hati dengan gagasan untuk mengeksplotasi hutan seperti di Malampah, atau di panti atau di tempat lainnya. terima kasih.

  6. saya kira bagus..untuk mendukung usaha kecil dan menengah,,..kasih lah masyarakat bimbingan..supaya bisa mandiri,,apa lagi pemerintah pusat sudah mencanangkan pnpm mandiri….menurut saya bagus..itu tergantung pada pemerintah daerah,bagai mana supaya dana tersebut bisa dipertanggung jawab kan,,inti nya jangan kurupsi,,,kalau sekiranya pemerintah kabupaten di siplin dengan dana yang ada,,pasaman pasti bisa maju……

  7. bapak dinas pendidikan kota lubuk sikaping…kami warga sai pandahan yg bertepat SDN 17 sai pandahan,,,…kenapa ada pungutan biaya dramben yg di beban kan kepada seluruh murid sari kelas 1 s/d kelas 6 per siswa,dengan uang sebanyak itu kami warga sai pandahan tidak sanggup membayar,kami tidak tahu untuk apa uang tersebut,jadi permasalahan nya sampai saat ini sangat banyak siswa tidak menerima rapor,,karna di bebani biaya tersebut….SDN 17 kalau tidak ada uang 50rb pihak sekolah tidak mau mengasih rapornya..kami mohon kepada dinas pendidikan tolong bantu kami,,,lanjud mohon kepada KPK Sumbar..terimakasi

  8. Salam dari urang awak…?

    saya orang pasaman yang lagi melanjutkan studi diluar yang bergerak dibidang AgroIndustri.

    Bagi dinas-dinas yang terkait dalam pengembangan suatu konsep UKM perlu di telaah lagi kebelakang. Sebenarnya pasaman memiliki potensi apa yang dikembangkan dalam sentral UKM..menurut saya, jangan sekedar ide saja.namun bangai mana mengubah pola pikir dalam masyarakat kita,disamping itu perlu adanya dukungan dari pihak2 pemerintah terutama pada Bupati pasaman.

    hal yang penting adalah konsep pendampingan yang dilakukan deperindak terhadap kelompok atau communitas yang akan di usulkan dalam pengembangkan . pelatihan terhadap teknologi tepat guna yang disubsidi dari pemda. dan lalukan trainning tentang konsep pemakaian teknologi ini..

    dan langkah selanjutnya libatkan civitas akademika dalam tahap pengembangan konsep sebuah mandiri UKM yang dikelola oleh masyrakat pasaman terutama kepada masyarakat yang merasa potensi daerahnya perlu dikembangkan pada konsep AGROENTERPRENUER.

  9. mohon kepada pemerintah setempat untuk benar-benar serius dalam menangani masalah kemiskinan terutama kecamatan dua koto dan sekitarnya.apalagi sekarang dalam gencarnya pemilihan umum untuk anggota dewan supaya tidak lupa akan janji-janjinya kepada masyarakat.janji adalah suatu hutang moral.
    trimakasih.

  10. menurut saya kita harus sama berpikir,agar terciptanya lapangan kerja.supaya pengangguran berkurang dan tdk ada yang namanya perantau karna kalo saya perhatikan setiap anak atau putra daerah yg baru menyelesaikan pendidikan kebanyakan pergi merantau padahal daerah kita punya sumber daya alam yg banyak.

  11. Saya rasa demi kemajuan masyarakat pasaman yang harus kita perhatikan terutama sarana dan prasarana seperti jalan,penerangan(pln) dan yang lainnya.untuk jalan dan penerangan aja masih banyak yang belum masuk pln dan begitu juga jalan-jalan masih banyak yang belum diaspal.jadi saya rasa kalo semua sarana dan prasarana bagus,investor juga akan lebih mudah untuk meninjau sumber daya alam yang ada di pasaman untuk menanam sahamnya sehingga terbukanya lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.
    trmkasih.

  12. saya urun rembug aja nih..walau bukan berasal dari pasaman, tapi adik tinggal di Pasaman dan bekerja di perkebunan Bakrie ,
    menurut saya… ide pengembangan industri kecil atau pun menenngah sangat bagus…cobalah dibuat oleh rekan-2 yang sudah ahli di bidang itu dalam sebuah proposal, didalamnya tentu di paparkan sedetil-2nya mulai dari sumber biaya, penggarapan SDM, lahan, marketing sehingga akhirnya gambaran kesejahteraan rakyat tergambarkan…kemuadian ada satu bagian di lembaga kebupatian itu , mungkin bagian kesra, diminta untuk men-setting waktu untuk presentasi tim di hadapan bupati dan gubernur kalau perlu…. Masya Alllah ini sesuatu yang sangat menyenangkan dan pengabdian anak bangsa yang sudah sukses di luar untuk kepentingan tanah kelahirannnya. Amin….Sukses dan selalu semangat saudaraku…
    Ikut berduka ya…atas kejadian gempa kemaren, semoga Allah beri ganti yang lebih baik… Amin

  13. saya seorang mahasiswa jari pasaman ke pekanbaru,saya ingin mau tanyakan kepada bapak bupati,kapan keluarnya beasiswa untuk S1 pak,dan apa saja persyaratannya?

  14. saya putra pasaman siap untuk pemetaan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: