Oleh: Andika Lubis
Untuk apa bertengkar, buat apa beradu pendapat tentang Mandailing, sementara orang lain saja tidak tahu. Faktanya, sekarang Mandailing itu sudah kehilangan identitas. Mandailing sekarang hanya pelengkap deretan jenis suku yang ada di Indonesia.
Tulisan dengan judul “ Tambo Raja Mandailing” yang di exspose blog ini mendapat respon dari para pembaca. Muncul ketegangan, ada perbedaan pendapat, sanggahan, dan terbit pula masukan. Hal ini terbukti, Mandailing mempunyai nama, derjat yang tinggi dan tentu saja mempunyai orang di dalam sukunya. Tambo, yang menjadikan sejarah Mandailing , tambo juga yang melahirkan nama Mandailing.
Suatu hal yang hingga kini belum bisa di jawab. Yakni, sebuah tradisi orang non Mandailing. Batak, Mandailing, Jawa, Minang, Sunda, Nias, Karo merupakan suku-suku yang berbeda sejarah dan adat serta bahasa yang berlainan pula. Tapi, bila orang luar menganggap, kata Mandailing tidak pernah ada. Orang Jakarta mendengar bahasa orang mandailing berbicara selalu memponisnya dengan orang Batak. Orang minang mendengar orang Mandailing bercerita, selalu menganggap orang itu Batak. Tak pernah sekalipun mereka menyebut itu orang Mandailing, bahasanya Mandailing. Sedangkan orang Batak beicara yang lain sepakat itu orang Batak, tidak berubah pula jadi Mandailing. Seperti layaknya orang Mandailing divonis jadi Batak. He..he Baca selebihnya »
Filed under: Sejarah | 46 Komentar »